Cara MengHitung Margin dan Leverage

By:
Categories: Forex Dasar
No Comments

IDRForex.com - Semua trader pasti pernah menemui istilah margin dan leverage. Wajib hukumnya untuk benar benar memahami dua hal tersebut, karena akan sangat berpengaruh terhadap cara trading dan manajemen trading para trader. Seringkali trader dihadapkan pada pilihan leverage yang berbeda beda seperti 1:100, 1:200, 1:500, 1:1000 atau dalam jumlah lainnya. Apa yang harus dipilih dan apa arti dari leverage dan juga margin, akan kita bahas sepenuhnya disini.

Note :

Pastikan anda benar benar memahami leverage dan margin, karena dua hal ini akan selalu berkesinambungan dengan trading anda.

mengenal apa itu margin leverage forex

Apa Itu Leverage Pada Forex

Leverage dapat di asumsikan sebagai pinjaman dari broker untuk sang trader. Leverage memungkinkan trader untuk memiliki daya beli lebih besar dar dana aslinya. Leverage selalu di tunjukkan dengan rasio perbandingan, seperti 1:100, 1:200,1:500,1:1000 dan seterusnya. Semakin besar nilai rasio nya maka semakin besar pula daya beli yang di berikan.

perbedaan leverage dan margin

Contoh Kasus :

Trader memiliki dana USD100, lalu berapa kemampuan daya beli yang di miliki dengan pemilihan leverage tertentu

  • Leverage 1 : 100 -> Memungkinkan trader memiliki kemampuan daya beli dari USD100 menjadi USD10.000.
  • Leverage 1 : 200 -> Memungkinkan trader memiliki kemampuan daya beli dari USD100 menjadi USD20.000.
  • Leverage 1 : 500 -> Memungkinkan trader memiliki kemampuan daya beli dari USD100 menjadi USD50.000.

Apa Itu Margin Pada Forex

Margin dapat diartikan sebuah jaminan yang diberikan trader kepada broker setiap kali open posisi (OP). Margin bersifat fluktuatif karena besar kecilnya sangat di pengaruhi dari pemilihan leverage dan juga jumlah lot yang di buka oleh trader. Trader yang baik tentu yang memperhatikan marginnya, jangan sampai karena kurang kewaspadaan dan tidak melihat margin akun kita jadi margin call.

Baca : Pengertian Margin Call Musuh Para Trader

Cara perhitungan margin

Rumus untuk menghitung margin cukup sederhana yaitu

Margin = Leverage x Volume (Lot) x Contract Size.

Pada rumus di atas terdapat Contract Size, mungkin banyak trader yang belum mengenal istilah ini. Karena hanya berfokus pada leverage dan margin saja.

Contract Size selalu di konversikan dalam mata uang USD.Setiap pair (Baca : apa itu pair mata uang forex) yang berawalan dengan USD memiliki nolai contract size 1 lot = $100.000. Beberapa pair berawalan usd seperti USD/JPY, USD/CHF, USD/CAD dan USD/MATAUANG lainnya. lalu bagaimana dengan pair yang tidak berawalan USD,  Seperti  EUR/USD semisal memiliki nilai contract size 1 Lot = EUR 100.000 yang berarti setara dengan EUR 100.000 x 1,500 pada saat kurs EUR/USD 1500. Contract Size bersifat fluktuatif akan berubah ubah sesuai harga saat itu.

Ingin tahu contoh perhitungan margin dan leverage lebih lanjut, dapat di simak pada link di bawah ini.

Kesalahan Persepsi 

Sering kali timbul pernyataan bahwa jumlah profit atau loss antara leverage berbeda. Pemikiran bahwa saat memilih leverage 1:1 ataupun 1:500 jumlah profit dan loss yang di dapatkan akan berbeda. Tentu hal ini salah besar. Contoh saat anda profit 1 pip dengan menggunakan 1 lot maka jumlah keuntungan yang anda dapatkan dengan leverage 1:1 adalah USD10 tentu hal ini juga berlaku sama pada saat penggunaan leverage 1:500 ataupun lainnya.

Lalu apa yang membedakan?

Yang membedakan penggunaan leverage adalah daya beli trader, seberapa besar lot yang di mungkinkan untuk digunakan dalam open posisi. Contoh saat trader memiliki dana USD 1000 dengan menggunakan leverage 1:500 sangat dimungkinkan untuk membuka 5 lot pada pair USD/JPY namun saat trader memilih leverage 1:100 maka trader hanya memiliki daya beli open posisi sebesar 1 lot pada pair USD/JPY.

Note :

Jadilah trader yang bijak, leverage menjadi pedang bermata dua yang sewaktu waktu juga mampu membunuh trader itu sendiri. Pahami resikonya dan sesuaikan dengan cara trading anda.

Your Thoughts