Ketahui Pengertian Apa itu Leverage Dalam Forex

By:
Categories: Forex Dasar
No Comments

Leverage adalah dana pinjaman yang diberikan oleh pihak Broker kepada Trader sebagai alokasi trading, sehingga Trader akan memiliki peluang untuk bertransaksi dengan nilai atau size yang jauh lebih besar dari pada dana awal yang dimilikinya. Arti nya, prosentase keuntungan yang dapat diraih juga akan lebih besar.

Dengan memahami pengertian apa itu leverage ini, diharapkan anda dapat lebih bijak dalam me-manage dana yang anda kelola nantinya. Sebelum kita membahas tentang hal ini, perlu diketahui leverage bukanlah istilah dalam forex, dalam berbagai bisnis pun dikenal istilah ini bahkan ada beberapa jenisnya yang cukup populer.

Untuk menambah informasi, pastikan ketahui 3 janis leverage berikut ini.

Jenis Jenis Leverage

  • Leverage Operasi (operating leverage),
    Leverage Operasi adalah Jumlah beban tetap yang digunakan oleh sebuah perusahaan. Jadi sebuah perusahaan dalam memberikan pengaruh yang disebabkan oleh berubahnya volume penjualan earning before interest and taxes (EBIT) yang dilakukan dengan menggunakan metode ‘fixed operating cost’ menggunakan leverage operasi.
  • Leverage Keuangan (financial leverage),
    Leverage keuangan ini pada dasarnya memanfaatkan sumber dana yang dinilai mempunyai beban tetap. Namun demikian, beban tetap tersebut diharapkan dapat memberikan potensi profit yang jauh lebih besar dari pada beban tetap itu sendiri.

    Tujuan utama dari ada nya leverage keuangan ini tidak lain adalah untuk meningkatkan jumlah keuntungan yang dapat diperoleh oleh pihak pemegang saham.

  • Leverage Gabungan (Combination Leverage)
    Leverage gabungan merupakan sebuah pengaruh perubahan laba perusahaan yang disebabkan oleh perubahan penjualan. Perhitungan perubahan ini dilakukan setelah dipotong besar nya jumlah pajak yang diberlakukan.

    Dan tujuan utama dari leverage gabungan ini tidak lain ialah untuk mengukur sejauh mana laba dan rugi yang diterima oleh pihak pemegang saham Degree of Combine Leverage (DCL).

    terjadi apabila perusahaan memiliki baik baik operating leverage maupun financial leverage dalam usahanya untuk meningkatkan keuntungan bagi pemegang saham biasa

rumus menghitung leverage

Leverage Forex

Kita kembali ke topik pembahasan. Leverage dalam forex umumnya di tampilkan dalam bentuk rasio, seperti misal nya 1:100, 1:500, 1:1000 bahkan ada juga beberapa broker yang memberikan rasio leverage hingga 1:3000.

Jadi besar nya rasio ini ditentukan oleh broker nantinya. Dan biasa nya anda akan diberikan opsi, anda dapat memilih yang kecil dan dapat juga memilih yang besar.

Lalu apa yang dimaksud dengan rasio 1:100, 1:000 dsb?

Rasio disini maksud nya adalah faktor kali. Sebagai contoh anda memilih leverage 1:000, itu artinya dengan $1 dana yang anda miliki, anda dapat bertransaksi dengan dana $1000. Dan jika modal anda $10 maka dana tersebut memiliki nilai beli yang setara dengan $10.000.

Mana yang lebih baik, Leverage Besar atau Kecil?

Perlu anda ketahui bahwa leverage ini bagaikan pedang bermata dua, dimana dengan memilih leverage yang besar, anda dapat bertransaksi menggunakan lot yang besar meskipun dana anda hanya sedikit. Di satu sisi, apabila anda menggunakan lot terlalu besar, anda akan semakin mudah terkena “Stop Out”. Stop out adalah penutupan transaksi secara otomatis yang dilakukan oleh broker karena dana anda tidak mencukupi.

Nah, apakah anda pernah trading dengan menggunakan lot yang besar kemudian terjadi floating minus?

Ketika minus anda terlalu banyak, maka OP anda akan tertutup secara otomatis. Dan hal semacam ini umumnya dikarenakan penggunaan lot yang terlalu besar.

Sebalik nya, jika kita menggunakan leverage yang kecil, maka kita tidak bisa OP dengan lot yang besar. Namun demikian, trading dengan menggunakan lot yang kecil akan membuat balance kita aman dan menjauhkan nya dari “Stop out”.

Jadi, apabila anda bertanya mana yang lebih baik antara penggunaan lot yang besar dan kecil, maka jawaban nya akan kembali kepada anda masing masing.

Karena pada prinsip nya, pada bisnis apapun berlaku hokum ‘High Risk – High Return’. Artinya, semakin besar dana yang anda resikokan, semakin besar pula potensi keuntungan/ profit yang akan anda terima.

Jadi apabila anda merasa nyaman bermain main dengan resiko yang tinggi dan mendapatkan keuntungan dengan cara yang lebih cepat, silahkan anda pilih Leverage yang besar. Dan, apabila anda memilih untuk menjauh dari resiko, dengan pertumbuhan profit yang perlahan, silahkan anda pilih leverage yang kecil.

RUMUS MENGHITUNG LEVERAGE

Pada dasarnya dalam menghitung leverage, ada 3 rumus berbeda yang bisa kita gunakan, yaitu rumus untuk menghitung mata uang indirect, mata uang direct, dan mata uang Cross Rate.

Mata Uang Indirect

Mata uang indirect adalah pasangan mata uang (pair) yang didahului dengan USD. Contoh nya antara lain ialah USD/JPY, USD/CAD, USD/CHF dan lain lain.

Untuk rumus menghitung nya sangat sederhana, yaitu dengan menggunakan formula di bawah ini:

Rumus : Lot x 100,000 x % Margin.

Mata Uang Direct

Mata uang Direct adalah pasangan mata uang (pair) yang diakhiri dengan USD. Contoh nya antara lain ialah EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD dan lain lain.

Untuk rumus menghitung nya sangat sederhana, yaitu dengan menggunakan formula di bawah ini:

Rumus: Lot x 100.000 x % Margin x Market Price.

Mata Uang Cross Rate

Mata uang cross rate adalah pasangan mata uang (pair) yang tidak mengandung unsur USD. Contoh nya antara lain ialah EUR/JPY, EUR/GBP, AUD/JPY dan lain lain.

Untuk rumus menghitung nya sangat sederhana, yaitu dengan menggunakan formula di bawah ini:

Rumus : Margin untuk CROSS RATE adalah dihitung dari BASE CURRENCYnya ( Dari mata uang yang di depan).

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian apa itu leverage dan pengaruhnya dalam Trading Forex. Kini anda sudah tahu bahwa dengan modal kecil saja, anda sudah dapat bertransaksi dengan nilai yang besar dengan adanya leverage ini. Namun, disisi lain anda juga harus lebih bijak dalam memanfaatkan nya.

Your Thoughts